NEW COMER RADJA ARKANA HIDAYAT RAIH PODIUM DI DUA KELAS DWS ROAD RACE BLORA 2026, MANTAP!

Radja Arkana Hidayat #14. Foto Unang

Enginesport.co – Radja Arkana Hidayat, new comer Sragen, masih berusia 12 tahun tampil perfect di event DWS Road Race Championship 2026 Blora (14-15). Pembalap Beginner dari tim Rojokoyo The Strokes 55 ini sudah mengejutkan di sesi QTT. Doi merebut pole position kelas Bebek 4Tak Std 150 cc 16 Tahun. Hanya joki bertalenta dan punya bakat yang bisa melakukan, nah Raja Arkana Hidayat orangnya.

Radja Arkana Hidayat

“Arkana memang suka balap sejak kecil, debutan pertama di Motoprix Boyolali, kemudian ikut Tolak Miskin Championship. Saya mengajari basic balap saja mas, biar skilnya makin joss Arkana Desember 2025 kemaren saya sekolahkan di GHP56,” kata Roni Hidayat mantan pembalap top tim Rojokoyo di eranya, ortu Radja Arkana.

Racing line nya rapi, style balapnya kalem tapi konstan. Refleknya bagus terlihat saat start tidak membuat kesalahan. Layaknya remaja kecil lainnya fisik Radja Arkana Hidayat belum kuat banget untuk duel head to head. Wajar kalau doi bisa di salip pembalap lain di tikungan. Motor warna hitam dapat sentuhan tangan dingin mekanik top Bima Aditya The Strokes 55 membuat kolaborasi yang ciamik.

Di kelas Bebek 4Tak STD 150 cc Pemula 14 Tahun Radja Arkana Hidayat berusaha memangkas gap dengan Azrelag yang jadi leader. Lap by lap jarak semakin dekat tapi Azrelag tetap bertahan. Last lap, di tikungan terakhir Satria Tegar Bijaksana over take Radja Arkana dan Azrelag. Hingga bendera finish berkibar Satria Tegar Bijaksana kesatu, Azrelag kedua , Radja Arkana Hidayat ketiga, M Wildan keempat, Felix Wicaksono kelima.

Perolehan podium berlanjut lagi di Kelas Bebek 4Tak STD 150 cc 16 Tahun, Kali ii start dari grid 6. Lawannya mayoritas sudah pengalaman semua seperti Rayhan Zaky, Satria Tegar, Adhma Yudistira. Melahap 8 lap Radja Arkana gaspol habis habisan. Motor tak ada kendala dan oke saja digeber pol polan. Sempat keteteran tapi lap by lap doi merangsek maju hingga bisa di posisi ke 4. Sayangnya lap sudah habis dan Rayhan Zaky finish pertama, kedua Adhma Yudistira, ketiga Azrelag, keempat Radja Arkana Hidayat, kelima Satria Tegar Bijaksana.

Radja Arkana Hidayat pole poistion

“Bulan depan saya tepat berusia 12 tahun, saya sekolah di SD Birrul Walidain Sragen,” kata Radja Arkana Hidayat yang ditemui penulis di area waiting zone.

Dari dua kelas yang diikuti Radja Arkana Hidayat menjadi bukti bahwa kedatangannya di balap nasional bisa jadi ancaman. Sekaligus menjadi warna baru dan tontonan menarik. Dua duanya bisa naik podium dan tentunya raihan prestasi ini bukan perkara mudah. Memang sih actionnya masih perlu pembuktian lagi di event Kejurda dan Kejurnas. Kalau prediksi penulis sih Radja Arkana Hidayat punya masa depan cerah.

Roni Hidayat family

“Untuk agenda balap tahun 2026 ini kita sudah prepare balap Manahadap dan Tolak Miskin, yang Kejurnas kita juga siap, “ senyum Roni Hidayat. Mantap, lanjut bosku!. Unang

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*