Enginesport.co – Ngabuburace Drag Setting di sirkuit permanen Mijen Semarang (11/3) usai sudah. Animo peserta cukup banyak dan antusias gaspol di bulan puasa Ramadhan. Mayoritas adalah pendatang baru yang acap balap liar di jalan raya. Terlihat juga beberapa anak anak SMA yang ikutan gaspol. Drag Setting sekaligus menjadi pengalihan dari balap liar ke balap resmi. Dimana unsur keselamatan pribadi dan orang lain lebih terjamin.

“ Agenda Drag Setting menjadi atensi pihak Kepolisian. Mempersempit area balap liar, pelampiasannya kita fasilitasi di sirkuit Mijen. Bagaimanapun balap liar adalah ilegal, berbahaya, bisa kena sanksi hukum. Drag Setting akan kita tayang setiap bulan dan menjadi ikon drag bike Semarang, semoga saja bisa terlaksana,” kata Asenk Sudarsono selaku promotor.
Indikasi mayoritas pendatang baru bisa dilihat saat joki akan menuju garis start. Harus lewat crew untuk cek helm, motor dll. Nah ternyata masih banyak yang memakai sepatu kets biasa. Padahal yang di wajibkan adalah sepatu balap atau boots yang menutup mata kaki. Pelanggaran lain ada pula yang motornya tidak menggunakan perangkat rem belakang, hanya mengandalkan rem depan.
Bila mengabaikan aturan main diatas dipastikan tidak bisa start. Beruntung panitia masih berbaik hati dan memberikan toleransi. Kali ini bisa gaspol dengan catatan untuk event selanjutnya pelanggaran tidak dilakukan lagi. Pembelajaran inilah bagian paling penting dari Drag Setting. Joki liaran jadi paham tentang balap sebenarnya di sirkuit. Mantap, kita tunggu Drag Setting selanjutnya di sirkuit Mijen Semarang!. Unang

Leave a Reply