Enginesport.co – Satu lagi talenta baru dari Bantul DIY, Muhammad Rossi rider Mini GP. Ikut meramaikan event bergengsi Kejurnas Motoprix 2025 Boyolali round ke dua (12/13-7). Bocil yang masih berusia 10 tahun ini gaspol dua kelas, Mini GP 8-10 Tahun dan Mini GP 5-11 Tahun. Sesi QTT Muhammad Rossi menempati grid 3 dan 4. Bukan posisi grid yang jelek dan berpeluang naik podium.

Startnya mulus dan besutan tergolong kencang. Sayangnya pas duel di Mini GP 8-11 Tahun didera trouble. Rantai motornya lepas padahal Muhammad Rossi sudah di urutan 3 tinggal 1 lap finish. Lanjut kelas Mini GP 5-11 Tahun, pemakai no start #26 ini berusaha semaksimal mungkin. Finish ke 4 sudah bagus mengingat rival rivalnya motornya lebih kencang.

“Rossi fokus Mini GP umur 8 tahun, acap ikutan event Mini GP. Sebisa mungkin kita ikut event balap, agar Rossi jam terbang dan pengalamannya bertambah. Sementara fokus di Mini GP saja dulu belum kepikiran membesut bebek balap,” kata Falah, ortu Muhammad Rossi.
Perkara prestasi tergolong konstan naik podium, kita simak ya beberapa diantaranya. Di event Shaquille Race Jakarta Timur nembus podium 1. Pocket Bike Malang di kelas Beginner juara 1, Rookie juara 3 dan FFA podium 3. Tahun 2025 event tolak miskin finish ke 3 dan di event Manahadap, Fun Race dan kejurnas Motoprix Boyolali nembus 5 besar.

Muhammad Rossi punya ritual khusus, setelah memasuki garis finish. Yup, andalan tim MORGAN AFA SRT RSV DEON2TAK HARISJAYA ini ritualnya adalah sujud sebanyak 3 kali. Kalah menang tetap sujud sebagai ungkapan rasa syukur telah melakoni race. Falah sang bokap yang juga ngecrew dan ngasih semangat jagoannya biasanya sudah siap di pinggir garis finish. Sip, sukses ya Muhammad Rossi, tetap semangat dan gaspol!. Unang

Leave a Reply