Enginesport.co – Demi menambah jam terbang, new comer asal Jogjakarta Ryan Pradipta gaspol di SDC (Semarang Drag Carnival). Drag race 201 meter yang berlangsung di sirkuit NP Lanud AYC Semarang (6/12) ini menjadi bukti persaingan ketat. Ryan Pradipta dari tim Ayopa Feat Perfomance Feat X24 Gank JT Knalpot harus kerja keras. Sayangnya belum membuahkan hasil, dua kelas Bracket yang di gaspol gagal nembus 5 besar.
“Info stater total 759, kelas yang saya ikuti ada 60 pesaing. Sudah berbagai cara saya coba, tapi hanya nembus di posisi 6, kalah sepersekian detik. Lha iya ikut pertama kali dapat juara 1, yang kedua nyangkut podium 4, ini malah blong. Next time harus bisa lebih baik lagi,” kata Ryan Pradipta pendatang anyar yang baru 3 kali gaspol.

Tahun depan doi akan membidik kelas diesel, pilihannya Toyota Kijang. Ada sih Mitsubishi Pajero Sport tapi yang ini buat wira wiri kalau pas event. Kebetulan tiap balap doi selalu di temani istri dan dua bocilnya. Honda Brio warna kuning mesinnya ganti Honda Jazz yang cc nya lebih besas. Kelas pilihan tetap bracket, masih pembelajaran makanya perlu matang dulu baru naik kelas di luar Bracket.

Ryan Pradipta kolaborasi bareng Moza owner bengkel Ayopa Jogjakarta sekaligus yang nyeting besutannya. Salah satu alasan doi menekuni drag race lantaran balap mobil lebih aman. Dibanding road race yang rawan jatuh dan balapnya butuh tenaga extra melahap banyak lap. Apalagi faktor badan yang semakin berat pengaruh banget kalau naik bebek balap. Makanya pilih menekuni drag race. Acapnya tayangan drag race di Lanud Gading Jogjakarta juga menjadi salah satu alasan.
“Kebetulan nyonyah nyuport main drag race saya jadi makin semangat. Sebagai pendatang baru saya sadar masih banyak kekurangan. Makanya harus banyak belajar pada senior, jam terbang pasti harus dibanyakin. Tahun depan agenda drag race Lanud Gading semoga bisa ikut semua.,” senyum Ryan Pradipta. Mantab!. Unang

Leave a Reply