Enginesport.co – Semarang Drag Fest 2026 by Dispora Pemkot Semarang merupakan agenda tetap tiap tahun. 2025 lalu di tempat yang sama juga tayang event serupa. Statusnya Latber dan tidak dipungut biaya pendaftaran alias gratis. Peserta dibatasi terjaring 657 stater, ini agar situasi bisa terkendali. Dispora merangkul RCQU dan JM untuk melaksanakan latber yang di labeli Semarang Drag Fest 2026.
Rusdi selaku dan Joko Pujiono selaku RC tak henti hentinya koar koar lewat pengeras suara. Agar stater yang sudah diumumkan kelas kelasnya segera line up, dengan model overall beberapa kelas sekaligus event kelar tepat pukul 15.00. Sisa waktu sampai jam 4 dituntaskan Champ of the Champ kelas Braket 9 dan Bracket 10 detik. Begitu kelar lanjut sesi pembagian hadiah.
Joko Pujiono selaku petugas cukup jeli dan menangkap ada ketidak beresan di kelas Matic 150 cc Khusus Pelajar. Nandut yang juara 1 catatan waktunya nembus 08.785 detik. Sementara 4 lainnya di kisaran 10 detikan. Catatan waktu yang beda drastis memancing kecurigaan petugas. Pimpinan Lomba Tomi Widjanarko segera memanggil Nandut, tapi sampai batas yang ditentukan tidak nongol batang hidungnya. Alhasil Nandut kena diskualifikasi dan juara 2 sampai 6 naik masing masing satu peringkat. M Jefry kesatu, kedua M Hamdan, ketiga Raya, keempat Angga dan kelima Nanang.
“Dikiranya mereka bisa mengelabui kami, walaupun ini statusnya latber tapi rulenya seperti event pada umumnya. Bagiamanapun yang melakukan kecurangan bakalan kena diskualifikasi,” kata Tomi Widjanarko dari IMI. Sip!. Unang

Leave a Reply