CHAMPIRO BXT PRO TERBUKTI CIAMIK DI INSTACLASS MLD AUTO GYMKHANA KEJURNAS SLALOM 2019 SEMARANG

Dimitri (kiri), Aulia (tengah) Rizki Andromerdi (kanan). Foto Unang

Enginesport.co – Ada kelas bari di MLD Auto Gymkhana Kejurnas Slalom putaran ke 5 di Semarang (5/10), namanya Instaclass. Peseertanya adalah orang awam yang tidak pernah balapan slalom. Tercatat ada 30 peserta yang melahap Heat 1, lolos 15 lanjut Heat 2 dan 6 orang lanjut Final. Regulasi instaclass mengharuskan besutan harus standar termasuk ban yang digunakan. .

Podium Instaclass

Pilihan jatuh ke mobil Toyota Agya dengan ban harian Champiro BXT Pro dari GT Radial. Disinilah kekuatan ban di siksa sekaligus diuji endurancenya. CHampiro BXT Pro dengan ukuran 175/65/14 lazimnya diapaki buat harian. Namun di Instaclass MLD Auto Gymkhana Kejurnas Slalom digunakan secara ekstrim. Gaspol meliuk liuk melibas mengitari kun dari start hingga finish ban tetap bandel menggigit aspal. Ada 4 mobil Toyota Agya yang digunakan oleh semua pembalap Instaclass.

Kalau ini beda lagi bannya, pakai Champiro SX2

“Ban Champiro BXT Pro adalah generasi baru dari GT Radial, terbukti handal. Faktanya dipakai 6 peserta ban Champiro BXT Pro tetap perfect kondisinya. Selain lebih ngegrip kualitasnya juga dijamin bagus, lebih baik dari ban kompetitornya,” kata Rizki Andromerdi Senior Brand Executive PT Gajah Tunggal Tbk.

Keluar sebagai juara 1 Instaclass adalah Ahmad Barlian. Podium ke2 milik Yogi Wahidhayanto. Sedangkan posisi tercepat ke 3 adalah Bayu Bogiantoro. Yang disebut terakhir ini mengakui kalau ban harian Champiro BXT Pro dari GT Radial memang ciamik. Ketika melibas kun Bayu Bogiantoro tidak merasa oleng di trek yang aspalnya bercampur pasir halus,

“Champiro BXT Pro istimewa mas, apalagi buat main slalom,” senyum Bayu Bogiantoro yang akan ikut seri berikutnya. Mantab, gas bro!. Unang

 

 

 

 

 

 

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*