Enginesport.co – Mijen Drag Setting by promotor Asenk Sudarsono berlangsung meriah di sirkuit Mijen Semarang (12/6). Tayangan ini adalah yang kedua kalinya dan masih menyisakan 3 Drag Seting lagi. Mayoritas stater pendatang baru yang berdatangan dari Tegal, Pekalongan, Pemalang, Rembang, Demak Kudus, Pati. Ada 14 kelas termasuk eksebisi kelas 65 Kg dan duel Ex Rider Bowo Pete VS Pendoz.

“Yup total ada 5 kali tayangan, rencana awal tiap bulan tetapi sikon tidak memungkinkan. Jadinya bisa dua bulan atau 3 bulan sekali sampai full 5 tayangan. Yang jelas kita tetap peduli mewadahi animo joki dan bengkel rumahan yang berkembang pesat. Arahannya jelas ke balap resmi seperti Mijen Drag Setting,” kata Asenk Sudarsono.
Faktanya masih banyakl pembalap yang belum tahu, ngerti dan paham rule dragbike. Seperti pemakaian sepatu yang menutupi mata kaki. Bahkan ada yang tidak tahu istillah overall, imbasnya kelewat alias tidak start. Saat crew mengumumkan overall yang bersangkutan malah adem ayem saja. Padahal sudah diumumkan lewat toa kelas yang overall.
Paling menarik adalah hadirnya pembalap road race senior Ex Rider Semarang. Bowo Pete dan Pendoz hadir untuk memeriahkan tayangan Mijen Drag Setting. Pastinya melakoni duel 201 meter dengan motor yang disediakan panitia. Pendoz yang masih cedera kaki kanannya dan harus menggunakan kruk untuk jalan menyatakan tak masalah. Yang penting gaspol, info saja keduanya memang acap ikut dragbike. Ini seperti nostalgia buat mereka berdua.

“Saya dan Pendoz sering ikut, pas off road race nah kita gas. Jaman dulu mas ketika drag bike belum menjamur seperti sekarang. Nah disini kami mau nostalgia sekaligus memberi hiburan buat penonton,” kata Bowo Pete yang di amini Pendoz.
Memilih besutan Kawasaki Ninja 2Tak 150 cc mereka duel. Santai canda dan tawa tapi serius ketiga bejek gaspol. Bowo Pete memenangi duel tersebut dengan time 8,6 sedangkan Pendoz 9,7. Mereka start dua kali agar adil bahkan saling tukar besutan. Merasa ketagihan Pendoz dan Bowo Pete mengusulkan dibuka kelas Ex Rider 35 Up.
“Iya kami usul dua kelas saja yaitu Bebek 2Tak Std 125 cc dan FFA motor bebas kapasitas 300 cc. Nanti kita infokan ke temen temen Ex Rider biar kelas ini jadi rame,” kata Pendoz dan Bowo Pete. Mantap, lanjut!. Unang

Leave a Reply