Enginesport.co – Bagaimana kabar M Adhma Yudisthira dari tim privateer Debu Sakti Sakau99 Kudus? Melakukan debut tahun 2024 road roce Blora, doi adalah murid pembalap Ex Rider Jogja Tri Wahyudi alias Abe Joni. Tahun berikutnya mulai mengoleksi podium dan konstan nembus 5 besar. 2026 melanjutkan tren positif Casytha Manahadap Championship. Tak ketinggalan menyasar event gede bergengsi Java Road Race Championship Semarang. Masih mampu bertengger di jajaran 5 besar.
Jam terbang pembalap Beginner ini bertambah, persaingan semakin ketat. Setelah beberapa kali konstan 5 besar, M Adhma Yudisthira harus masuk padock lebih awal event Tolak Miskin Chamionsphip round 1 Boyolali 2026. Lagi asyik gaspol tuas perseneling lepas, otomatis tak bisa oper gigi. Giliran ikutan Kejurnas Motoprix Boyolali 2026 tidak menemukan setingan yang sip, akibatnya doi terlempar dari penentuan grid kelas Beginner.

“Saya paham lah dunia balap, jalan terus pokoknya. Begitulah balap kalau tidak memang ya kalah, kadang malah trouble juga. Banyak pembelajaran di Kejurnas Motoprix Boyolali. Bidikan selanjutnya MCR Jatim bulan Juli. Kita lagi prepare motor, beberapa kali sudah latihan disirkuit permanen,” kata Haji Kusnanto owner Debu Sakti Sakau99 Kudus, ortu Adhma Yudisthira.
Pengusaha tembakau dengan brand Sari Tembakau Kudus ini ternyata mantan pembalap. Pantesan darah balap nurun ke jagoannya, demi menyadari Adhma minat balap nggak pake lama langsung di fasilitasi. Setingan motor dipercayakan bengkel ciamik GDT Jogja. Merekrut Tri Wahyudi sang sohib untuk melatih M Adhma Yudisthira. Polesan sang guru membuat new comer ini langsung melejit ke podium. Walau masih kisaran 5 besar terbukti doi punya talenta bagus.
“Tahun ini target Adhma berusaha nembus 3 besar event Casytha Manahadap Championship. Agenda balap lain seperti Tolak Miskin Championship Jateng, Kejurnas Motoprix Jateng, MCR Jatim tetap kita ikuti,” mantap Kusnanto. Sip!. Unang

Leave a Reply