FBRT DMK CARGO FASTGASS CLD BBS CALYSTA BORONG 10 PIALA PIRELLI ROAD RACE BUPATI CUP KARANGANYAR 2019

Enginesport.co – Pirelli Karanganyar  Road race Bupati Cup 2019 berlangsung sukses di sirkuit NP Alun Alu Karanganyar (3/11). Melombakan 30 kelas, menampung 450 stater tapi balapan kelar sesuai jadwal. Ini tentu saja berkat kompaknya kinerja Lilik Kusnandar selaku Pimpinan Lomba dan kawan kawan RC. Penonton pun memadati alun alun, maklum Karanganyar sudah lama tak menayang road race.

Puput Sorta

Tim FBRT DMK Cargo Fastgass CLD BBS Calysta  semakin mengukuhkan jati dirinya di kelas Matic. 3 pembalapnya yaitu Azi Jihad, Agus Chiken dan Rizki KN sukses naik podium di semua. Bahkan Azi Jihad dan Agus Chiken bergantian menjadi juara 1 dan 2. Tak berhenti di kelas Matic, kelas lain seperti bebek Underbone dan 4Tak juga disikat tim FBRT DMK Cargo Fastgass CLD BBS Calysta .

Azi Jihad dan Agus Chiken yang nota bene memang specialis Matic memang nggak ada lawan. Bahkan mereka berdua harus duel head to head untuk rebutan juara 1. Faktanya di Matic STD 130 cc Pemula Azi Zihad bisa nembus podium 1 sedangkan Agus Chiken juara 2. Tapi Agus Chiken gantian finish pertama dan Azi Jihad ke 2 di kelas Matic TU 150 cc Open.

“Total kita ikut 10 kelas dan semuanya dapat podium mas. Prestasi ini akan kita pertahankan di next event. Yang Kelas Matic Wanita kita nggak turun dulu,” bangga Puput Sorta, Manajer FBRT.

Tri Wahyudi, motor trouble

Road Race Karangnyar juga menjadi debutan baru bagi Tri Wahyudi. Pembalap lawas yang tenar dengan besutan motor Cina Jialing ini membesut motor tim BM Berkah Merapi  HMS HI Rev Motor. Turun di kelas bebek 2Tak 125 cc STD usia 35 Tahun Tri Wahyudi harus start dari grid paling buncit.  Maklum saat sesi QTT motornya trouble, jadi nggak bisa maksimal.

Tri Wayudi (kiri) dan Doni Sekeon (kanan) yang gatal pengin balap lagi

Tapi doi tak patah semangat, targetnya bisa finish mengingat lawan lawannya cukup berat. Ada langganan juara disitu seperti Jonet, Hapsoro Rudito, Agus Bledug, Roni Pinguin dan Deni Aditya. Di tikungan balik Tri Wahyudi bisa mendekati lawan tapi tak ada kesempatan untuk over take. Alhasil hingga bendera finish dikibarkan doi tetap berada di urutan belakang.

“Seru balapnya, masih agak kagok juga sih tapi saya menikmatinya. Sudah ada tawaran tim lain untuk gaspol lagi. Wah harus sering latihan lagi nih pake motor 2Tak,” kata Tri Wahyudi pada enginesport.co. Gas bro!. Unang

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*