Enginesport.co – Indonesia Drag Wars Festival 2020 seri pertama berlangsung di sirkut Lanud Gading Wonosari Jogjakarta. Drag Race, Drag Harley, Drag Suprbike tayang Sabtu (29/9) meraup 301 stater dengan rincian mbil 202 dan moge 99. Minggu nya (1/3) masih berlangsung pacu kebut 201 meter dragbike.

Event keren ini garapan SDC (Surabaya Drag Community) yang sering bikin balap drag di Jawa Timur. Ownernya Boy Nugraha memang lagi mencari suasana baru khususnya trek 402 meter. Ada dua pilihan yaitu Sirkuit Sentul dan Lanud Gading, pilihan jatuh ke Lanud Gading. Alasannya tempat yang strategis di tengah bisa terjangkau dari Jabar Jateng dan Jatim.
“Belum tahu apakah tahun depan kita tayang lagi disini. Untuk sementara cuma dua seri kita bikin di lanud dengan format yang sama. Biasanya SDC di datangi dragster, kali ini kita yang mendatangi,” kata Boy Nugroho pada enginesport.co

Tim elite 66 Garage dari kota Cilacap adalah tim yang acap ikutan drag Superbike 402 meter. Gaspol di IDW Festival 2020 menurunkan 3 pembalap yaitu Mahwy, Goy Pratama, Welly Wibowo. Mahwy gaspol pakai andalannya Kawasaki ZX 14 R warna putih. Goy dengan Kawasaki ZX 10 R hijau dan Welly membesut BMW S 1000 RR hitam.
Kelas yang paling seru adalah SBK Pro Street 1400 cc. Pesertanya juga cukup banyak. Line up dikelas SBK Pro Street 1400 cc Mahwy melejit mencetak waktu 09. 823. Dragster lain yaitu Rico Bocel ada di kisaran 09.827. Asep Robot 09.857 dan Obot 09.874 keduanya dari tim Begalz Racing Team. Cukup lama Mahwy berada di posisi paling atas karena dragster lain waktunya gede gede.
Posisi teratas Mahwy akhirnya tergeser oleh Sinyo Marcel dari tim He dengan waktu 09.700. Sedangkan di kelas Super FFA All Biker Mahwy masih bisa dapat 5 besar. Konsentrasi Mahwy sedikit kacau lantaran perangkat electronic koplingnya bermasalah. Makanya doi hanya bisa maksimal di podium 4 dengan waktu 09.948.
“Perangkat electric kopling otomatis eror mas. Dari gigi ke 3 tidak bisa lanjut ke gigi 4, jadi tadi hanya pakai gigi 3 saja. Saya start lagi dan mencoba pakai kopling manualpake kaki tapi hasilnya malah lebih lambat. Lumayan lah masih bisa nembus podium 2 walau Kawasaki ZX 14 R kopling otomatisnya eror,” senyum Mahwy, owner 66 Garage Cilacap.
Goy Pratama menjadi penyelamat tim elite 66 Garage. Gaspol di kelas SBK Real Street 1400 cc doi mencetak waktu tercepat 09.822 dan menempatkan di podium paling atas. Sementara posisi 2 sampai 5 hanya dapat 10.862 dan 11 detikan. Goy Pratama asal Pontianak memang sudah prepare jauh jauh hari.

1 bulan sebelum balapan motor dikirim ke 66 garage untuk seting memaximaklan perfoma Kawasaki ZX 10R. Tak sia sia persiapan maksimal dan hasilnya dapat podium 1 kelas SBK Real Street 1400 cc. Asyiknya lagi sukses berlanjut, Goy Pratama juga mempersembahkan juara 1 kelas Bracket 10 detik. Menggunakan besutan yang sama doi bisa ngepasin waktu paling mendekati yaitu 10.012.
“Kalau yang Bracket kudu extra hati hati, kelambatan kalah terlalu cepat break out. Yang susah itu feeling gimana bisa mendekati 10 detik,” kata Goy Pratama.
66 Garage tuntas memborong 4 piala dan Mahwy akan prepare lebih baik lagi menyongsong IDW Festival 2020 seri ke 2. Selain tetap menurunkan Goy Pratama dan Welly bisa jadi akan nambah lagi pasukannya. Yang pasti perangkat electronic kopling otomatis akan di benerin dulu. “Seri dua masih lama dan kita akan prepare lebih baik lagi. Semoga bisa mencatat waktu lebih cepat dari seri 1 dan mborong podium lebih banyak lagi,” harap Mahwy. Mantab bos, lanjot!. Unang

Leave a Reply