AHMAD ZULFIKAR AZZA, DUA TAHUN MENEKUNI ROAD RACE, SERING NEMBUS 5 BESAR

Azza Claw #188. Foto Unang

Enginesport.co – Salah satu pembalap berbakat dari Semarang adalah Ahmad Zulfikar Azza. Masih berstatus pemula, tenar dengan nama Azza Claw. Terjun di kelas MP5 memakai no start favorit #188. Tahun 2018 adalah debutan perdana Azza Claw di kelas MP5 event Kejurda dan Motoprix. Sebelumnya Azza Claw juga bertarung di Mini GP.

Awalnya remaja kelahiran 26-11-2004 ini menggeluti olah raga panjat tebing. Darah balap memang ada dari ortunya, yup papahnya adalah atlit off road. Tekad merintis karier balap motor muncul pas Azza Claw ikut event panjat tebing di GOR Satria Purwokerto. Kebetulan di tempat yang sama ada event road race.

Azza Claw

“Saya jadi fokus liat balapan motor, menarik sekali dan penuh tantangan. Saya sampai jalan jalan ke padock untuk melihat lebih dekat balapnya. Akhirnya minta ijin ortu pindah jalur menekuni road race. Alhamdulillah papah memperbolehkan,” kata Azza Claw putra kedua dari pasutri Subhan Aziz dan Laste Sukmonowati.

Ilmu balap selain otodidak pastinya ikutan racing school mulai dari Hendriansyah, Ahmad Marta dan Sudarmono. Selain itu Azza juga tak malu menimba ilmu dari pembalap lain. Jangan heran kalau perkembangan balapnya cukup bagus. Faktanya dikelas MP5 event Kejurda doi acap nembus 5 besar, sedangkan event bergengsi Kejurnas Motoprix bisa neraih klasemen 10 besar.

Azza Claw gabung di tim privateer Claw Babahe Racing. Tahun 2020 belum sempat gaspol lagi lantaran ada pandemic covid 19. Tapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat Azza Claw. Doi tetap rajin latihan balap di sirkuit Mijen dan Tawang Mas. Sekaligus mengasah skill yang dimilikinya.

“Kita masih terus riset dengan mekanik Wahyudi alias Babahe. Catatan waktu Azza Claw juga makin membaik di sirkuit Mijen. Terpenting lagi Azza bisa lebih profesional lagi di road race,” kata Subhan Aziz alias Aan pada enginesport.co. Mantab!. Unang

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*