Enginesport.co – Faridula Adam mendominasi kelas bergengsi FFA 450 di event Kejurnas Supermoto Race 2023 round 2 Boyolali (9-10/6). Pemakai no start #127 ini naik podium tertinggi FA 450. Bahkan doi melenggang sendirian setelah Tommy Salim yang jadi pesaing beratnya mengalami trouble di kelas tersebut. Baru sesi warming lap dua putaran ban belakang besutan Tommy Salim bocor. Alhasil Tommy Salim tidak bisa meneruskan lomba. Nasib sial berlanjut ke kelas Trail 175 Open, tiba tiba mesin motor mati saat jadi leader. .
Ada yang menarik nih, kok sekarang di tahun 2023 nama event bikinan Genta tersebut bukan Trial Game Asphal lagi, tapi sudah berubah jadi Supermoto?Enginesport langsung konirm ke Abed dan Iwan Hari orang pentingnya Genta.
“Yoi mas tahun ini labelnya sudah Supermoto Race dan bukan Trial Game Asphalt (TGA) lagi. Genta selaku EO yang sudah cukup lama menayang TGA ternyata mendapat apresiasi dari IMI Indonesia. Tapi untuk treknya kita tetap aspal dan tidak ada jalur tanahnya. Kita juga mendapat input dari mekanik dan pembalap tentang regulasinya. Salah satunya adalah Yamaha WR yang di batasi RPM nya,“ kata Abed dan Iwan Hari petinggi Genta.

Imbas berubahnya regulasi merembet ke pembalap yang memakai besutan Yamaha WR. Info saja dua tahun terakhir ini Yamaha WR memang mendominasi di event TGA. Beberapa pembalap pilih absen diantaranya Alfi Husni dan Aji Zihat dari tim MMRT Jaton The Strokes 55. Termasuk Maulana Jaton selaku owner yang juga tidak ikut kelas Trail 175 Master. Tahun lalu doi juga acap juara 1 di kelas ini.
“Jadi ribet nih karena Yamaha WR harus spek down. Belum bisa segera riset, takutnya tahun depan regulasi berubah lagi. Saya nunggu saja kalau peraturan sudah baku nah baru riset tahun depan,” kata Maulana Jaton owner MMRT Jaton The Strokes 55.

Lantaran maniac balap sekaligus sebagai hoby Maulana Jaton tetap gaspol di kelas FFA 450 Master. Sesi QTT di hari Jumat dapat grid 8, race day Moto 1 finish ke 8. Menyisakan 1 lap masih bertahan di posisi 5, tapi tangan kanannya mengalami kram. Otomatis gaspolnya jadi nggak fokus terutama di tikungan, apesnya Maulana Jaton di over take 3 pembalap.
Lanjut ke Moto 2 mengawali start cukup bagus, beberapa lap anteng di urutan ke 5. Drama terjadi di sebuah tikungan, besutannya slide dan Maulana Jaton terjatuh. Bangun dan gaspol lagi masih mampu melibas 3 pembalap dan bisa finish 10 besar. “Saya terlalu bersemangat ngejar rider depan, jadi meleng dikit dan akibatnya fatal, terjatuh,” tawa Maulana. Kalem bos masih ada seri lanjutan, semangat!. Unang

Leave a Reply