
Event keren perdana garapan Taufik Ompong OP27 dan Alif Greenlight bertajuk OP27 Factory Grasstrack dan Motocross di sirkuit batok Bulo, Sambiroto, Purwomartani, Kalasan, Sleman Jogjakarta (24-25/12) berlangsung sukses dan meriah. Nggak pake gembar gembor hadiah jutaan tapi buntutnya hadiah uang peserta disunat seperti event grasstrack di pantai Krakal. OP27 Factory Grasstrack dan Motocross hadiahnya duit full bagi juara 1 s/d 5 tanpa disunat dan nominalnya cukup gede. Yang juara 1 masih dapat tambahan bonus knalpot racing. Bukan itu saja penonton juga dimanja gratis dan digelontor doorprize handphone dan knalpot racing.

“Ini event perdana kami, tahun 2017 grasstrack dan motocross akan tayang 3 seri. Bisa jadi garapan awal adalah grasstrack dan motocross dulu. Nantinya juga merambah ke dragbike dan road race. Sekaligus event perdana ini untuk mengobati kekecewaan grasstracker dan crosser yang kecewa dengan kasus grasstrack di pantai Krakal,” ujar Alif yang diamini oleh Taufik Ompong.
Nardi AB pemilik tim Tlogo Mulyo MKS Speed Racing juga mengacungi dua jempol untuk OP27 Factory Grasstrack dan Motocross. Utamanya menyangkut hadiah yang dinilai cukup besar. Bahkan pria ramah ini berharap tayangan tersebut bisa diperbanyak lagi khususnya yang bikinan OP27. Tim Tlogo Mulyo MKS Speed Racing memang baru berusia dua tahun ini memang butuh jam terbang dan pretasi. Pebalapnya masih tergolong anyar, urusan mesin dipercayakan pada Markeyso dari Jogjakarta. Walau begitu tim Tlogo Mulyo Speed Racing mampu menempatkan pebalapnya yaitu Dani nembus 5 besar di kelas FFA Pemula dan Lokalan Jogja.

“Treknya yang harus dibenahi lagi, kurang panjang dan sempit jadi susah overtake. Kalau kemasan dan hadiah dll sudah okelah. Kami akan brangkat balap dimanapun selama perjalan masih bisa ditempuh 5 jam. OP27 Factory Grasstrack dan Motocross adalah target balap kami,” kata Nardi AB pada enginesport.co

Tim FMR Xander 703 AWRT MBKW2 mulai menemukan ritme bagus sejak Lontar Cadalora diajak gabung. Lontar Cadalora mampu finish di dua kelas yaitu SE 250cc dan Bebek Modif Open. Adi AW juga bisa nembus 5 besar di kelas IOF 1×2 Built Up dan IOF Non Bulit Up. Formasi tim untuk grsstrack tim ini memang belum memastikan siap pebalapnya. Lontar Cadalora masih dalam uji coba. Tim milik Jhony Siahaan ini memang punya dua devisi balap. Selain grasstrack juga ada road race yang formasi pebalapnya sudah mapan.
“Kita masih nunggu kabar dari Lontar Cadalora, kalau dia tahun depan tidak dapat kontrak dari tim lain nah barulah kita merekrutnya,” ujar Adi AW selaku manajer tim dan juga pebalap. Mantab! Unang


Leave a Reply