Enginesport.co – Banyak kelas yang dilombakan di event TRIAL GAME ASPHALT 2019. Salah Satunya yang cukup rame adalah Non Pro 175 cc, tahun lalu juara umum nya Erick Chandra. Peringkat ke dua Devi Tembong, ketiga Effendi Pendoz. Mereka tergabung di tim yang sama yaitu ASTA 18 GP7 IMMANUEL MP1 IPONE Semarang. Walaupun satu tim tetapi persaingan memperebutkan juara umum tetap seru.

Tahun 2019 ini Erick Chandra bertekad mempertahankan gelar juara umum. Demikian juga Devi Tembong pengin meraih tahta tertinggi. Mereka juga mengakui kalau lawan lawannya kali ini cukup berat. Terutama pebalap Jawa Timuran yang masuk di kelas Non Pro 175. Bahkan ditengarai ada dari mereka yang masih jadi pebalap aktif. Dan rule kelas Non Pro 175 cc tidak membolehkan pebalap aktif ikutan.

Ternyata cukup banyak pendatang baru di kelas Non Pro 175. Muncul nama Reyhan Lapendoz yang merupakan putra dari Effendi Pendoz. Diluar dugaan doi mampu menyodok di kelas Non Pro 175 Open. Hebatnya lagi, remaja asal Semarang ini mampu finish pertama di Moto 1 dan Moto 2. Reyhan lapendoz juga gabung di tim ASTA 18 GP7 IMMANUEL MP1 IPONE.
“Biar nambah pengalaman bertarung dengan seniornya mas. Reyhan harus naik jenjang Non Pro 175. Kalau main di Komunitas terus ya nggak ada perkembangan nanti,”kata Effendi Pendoz orang tua dari Reyhan.
Reyhan Lapendoz sendiri tahun lalu mengawali kariernya di kelas Komunitas 150 cc. Tahun ini masih ikutan di kelas yang sama dan lagi lagi meraih juara 1 dengan point penuh 50. Makin ciamik pengalaman pertamanya di kelas Non Pro 175 TRIAL GAME ASPHALT 2019 Boyolali mampu juara 1 dengan poin penuh 50. Keberhasilan Reyhan Lapendoz tak lepas dari peran dari Devi Tembong yang merupkana omnya sendiri.
“Harus main strategi mas kalau tim kami, saya lihat Reyhan semakin membaik gaspolnya. Dan saya menjadi tandemnya di kelas Non Pro 175 cc. Ketika Reyhan sudah jadi leader saya sebisa mungkin dibelakangnya untuk menghambat rider lain yang mau ambil alih Reyhan,” ujar Devi Tembong pada enginesport.co.
Awal gebrakan yang bagus dari Reyhan Lapendoz untuk merebut gelar juara umum TRIAL GAME ASPHALT 2019 kelas Non Pro 175 cc. Peluang terbuka lebar tapi harus waspada karena perjalanan seri selanjutnya bakalan lebih keras dan ketat lagi. Ingat, lawan lawannya seperti M Ulum dari Blitar dan M Noufal Saleh dari Bangkalan pasti tak akan tinggal diam. Mereka akan duel lebih hot lagi dan berusaha mengalahkan Reyhan Lapendoz. Wah rame nih!. Unang
TRAIL 175 NON PRO ( 3 )
1. 45 REYHAN LAPENDOZ SEMARANG ASTA 18 GP7 IMMANUEL IPONE MP1 KAWASAKI 50
2. 99 DEVI TEMBONG SEMARANG TEMBSS ASTA 18 ASWINDHARTA MX SOLO MALABAR MMRT GP 7 KAWASAKI 42
3. 28 M ULUM BLITAR MUDA KARYA RACING PROJECT X KRACKER BLITAR KAWASAKI 42
4. 88 ERICK CANDRA SEMARANG ASTA 18 GP7 IMMANUEL IPONE MP1 KAWASAKI 33
5. 93 M NOUFAL SALEH BANGKALAN NAGC TS 75 PMS TAMBENK CREW GILAMOTOR SMK 2 BANGKALAN KAWASAKI 33

Leave a Reply