Enginesport.co – Dari kota Kudus Jawa Tengah muncul pebalap new comer, M Faiq Nabil. Masih remaja yang pasti dan sekolah di SMPN2 Kudus. Tapi urusan gaspol di sirkuit jangan tanya, pantang menyerah. Baru tahun 2018 terjun balap di road race, jam terbangnya tentu saja masih minim. Tapi M Faiq Nabil punya talenta bagus, cita citanya menjadi pebalap profesional level Asia.

Basicnya adalah pebalap motocross, jadi urusan fisik sudah oke. Sedamgkan perkara gaspol di road race karena kemauan sendiri, bukan doktrin sang ortu. Tak main main demi melihat buah hatinya minat di rod race, Cristian selaku ortu lantas menyekolahkan M Faiq Nabil ke racing School top Hokky Krisdianto, Dedi Fermadi dan M Fadli. Agar M Faiq Nabil lebih tahu, paham dan mengerti dunia balap road race.

“M Faiq Nabil saya terjunkan di event event gede, kalau kejurdanan cuma sekali dua kali saja. Tahun ini ikut HDC gaspol di kelas Sport 150 cc dan 250 cc,” kata Cristian pada enginesport.co

Di road race Puas Gadhuro RCB Proliner Slawi (28/7) M Faiq Nabil gaspol pake besutan Honda. Menggunakan no strat #22 doi turun di kelas Bebek 4Tak STD 150 cc Pemula. Gabung di tim Aqiela ABRT20, M Faiq Nabil masuk 5 besar, tepatnya naik podium ke 4. Tahun ini doi juga ikutan seleksi Asia Talent Cup, tinggal menunggu kabar selanjutnya.
Style balap M Faiq Nambi tergolong kalem, beda dengan ortunya yang ganas di era tahun 2000 an. Doi ermasuk cerdas dan cepat menangkap instruksi dari guru balapnya. Makanya perkembangan M Faiq Nabil cukup cepat dengan skill yang bagus. Sekarang tinggal menambah jam terbang di event event gede. Pilihan balap lebih banyak ke sirkuit permanen.
“M Faiq Nabil tinggal gas lah intinya, apalagi sudah diberi kemudahan oleh Kepsek SMPN2 Kudus. Kecuali ujian nasional yang nggak bisa ditinggal. Makanya kita tinggal push dan fokus di balapnya,” senyum Cristian. Mantab, lanjut n sukses ya M Faiq Nabil!. Unang.

Leave a Reply