Enginesport.co – Black Drag Race by Genta di sirkuit NP Skadron 31/AYC Penerbad A Yani Semarang (2/5) berlangsung sukses dan meriah. Grazia Racing Team Salatiga ikut gaspol meramaikan event bergengsi tersebut. Ini bukan tim kaleng kaleng, tim keluarga balap yang eksis sejak 2022. Sang owner Andi Grazia ini pemain dragbike lawas angkatan mekanik top AP Mbendol yang juga dari Salatga.

“Awalnya saya gaspol dragbike bareng Mbendol, jaman tahun lawas, pokoknya dimana ada dragbike saya ikut. Sempat vakum, balap lagi trus fokus ngurusi bisnis. Tahun 2022 pindah haluan ke drag race dan sekarang balap diteruskan anak anak saya. Saya hanya sesekali saja gaspolnya, itupun kalau pas pengin banget. Setelah gaspol Black Drag Race kita prepare Kejurnas Drag Race di Jogja,” kata Andi Grazia di amini istrinya, Dwi Grazia.
Faktanya darah balap memang menurun pada anaknya, Arnetta dan Ardestra. Arnetta, cewe cantik ini malah acap naik podium di kelas Bracket dan kelas Wanita Drag Race Jogja. Jam terbangnya cukup banyak termasuk koleksi trophy podium. Mentalnya tergolong ciamik dan punya trik jitu untuk menaklukan kelas Bracket yang tergolong susah.

“Saya suka andrenalin drag race, rasanya puas banget kalau timenya bisa mendekati. Lebih enakan yang ada babak penyisihan, masih bisa memperbaiki timenya dan ada kesempatan untuk meraih podium,” senyum Arnetta yang kuliah di Fakultas Kedokteran UGM Jogjakarta.

Sang adik, Ardestra tergolong pendatang baru, remaja yang masih sekolah di SMP Kristen 2 Salatiga kelas 9 ini juga suka balap. Minatnya di trek lurus 201 lantaran turunan dari sang bokap. Masih mencari jati diri butuh pengalaman lebih banyak lagi di kelas Bracket. Walaupun begitu nyalinya tak gentar melawan joki senior.
Bahkan Ardestra menjadi penyelamat Grazia Racing Team, di kelas DR 20 Hot Rod 10 Detik doi bertengger di podium ke 5 dengan time 10.034. Sedangkan Arnetta sang kakak tidak bisa all out gegara hujan deras. Trek jadi basah licin, besutannya yang penggerak roda depan dan transmisi manual sulit gaspol di trek basah. Alhasil catatan waktunya merosot hingga terlempar dari 5 besar.

Sementara itu Andi Grazia menambahkan kedepannya butuh satu mobil sprint rally. Maklum, diam diam Arnetta mulai melirik balap sprint rally. Tapi lantaran tidak ada ada besutannya doi belum bisa merasakan atmosfer sprint rally. Harapannya tahun depan mobil tersedia dan segera gaspol di ajang sprint rally. Andi Grazia selaku ortu sebisa mungkin segera memenuhi keinginan putrinya.
“Pengin banget ikut sprint rally tapi kan belum ada mobilnya. Sudah lama malahan penginnya, eh apalagi sekarang lagi ramai kan. Kalau bisa gaspol drag race dan sprint rally kenapa tidak?,” ujar Arnetta. Mantap, sukses Grazia Racing Team Salatiga!. Unang

Leave a Reply