Enginesport.co – Rangkaian balap trek lurus 201 meter berlabel Kejurprov IMI Jateng Battle Rookie Star putaran ke 2 berlangsung sukses di sirkuit permanen GDS atau Gantiwarno Drag Strip Klaten (11/6). Pilihan sirkuit yang pas mengingat jarak seri perdana dan kedua tidak lama. Di GDS fasilitas balap sudah ada mulai dari padock, toilet, food cort dll komplit lah. Jadi tidak perlu lagi ribet membuat trek dadkan, tinggal gaspol.
Permasalahan sejak sirkuit permanen GDS diambil alih oleh Bumdes Gantiwarno adalah perkara aspal yang kualitasnya gampang rusak. Pihak Bumdes gantiwarno sendiri sepertinya memang agak keteteran mengelolanya. Memang sih sudah pernah diaspal ulang tetapi mengelupas lagi begitu dipakai balap. Mulai mengelupas beberpa titik paling parah di area start. Padahal area ini sangat krusial bagi dragster sebelum gaspol.

Agung Setiawan promotor yang identik dengan sirkuit GDS sekaligus penyandang jubah bapaknya pembalap rookie langsung gerak cepat menangani masalah tersebut. Area start aspalnya di lumuri cairan perekat yang didatangkan dari Thailand. Cairan ini didapat atas kerjasama dan support dari Yudha Prasetyo selaku Owner Erdeve. Jauh sebelum event Battle Rookie Star round ke 2 berlangsung, sudah dilakukan uji coba pada event rutin Rookie GDS Klaten.
“Seminggu sebelum race day kita sudah prepare kok. Bahkan saat dragster pada latihan disini sudah kita siram dengan cairan perekat dari Thailand. Hasilnya cukup bagus, semua pembalap mengakui cairan tersebut sangat berfungsi dengan baik. Sebelum pakai cairan, ban belakang acap spin dan gengsot kanan kiri ketika motor digeber dengan RPM tinggi. Sekarang motor jadi lebih anteng, pembalap bisa maksimal gaspolnya. Alhasil catatan waktu pastinya lebih baik dibanding sebelumnya,” kata Agung Setiawan.
Di Battle Rookie Star round ke 2 Nanda Kotak from Jepara tidak bisa berbuat banyak. Hanya meraih juara 1 di dua kelas saja yaitu Bebek Sleep Engine 150 cc Pemula Mix Rider dan Bebek 4 Tak TU 130 cc Rookie plus dua tropi di dua kelas lain. Sebelumnya doi mampu meraiah 7 tropy di seri 1 Salatiga. Dengan raihan tersebut Nanda Kotak dibayangi oleh Aji Kelinci selaku pembalap tuan rumah yang mendapat 3 tropy. Diikuti Vanco Narendra memperoleh juara 1 di dua kelas yaitu F1ZR Sunmori 125 cc Pemula dan Ninja Sunmori 155 cc Mix Rider.
Seri 3 bakal lebih ramai, tempat dan tanggalnya masih menunggu dan menyesuaikan club event. Tunggu kabar selanjutnya di enginesport.co ya. Sip!. Unang

Leave a Reply