PENDOZ DARI TIM SIDOHARJO ABADI PROPERTY NEMBE REPOT CYLUR RAIH PODIUM 3 DI JGP 2023 BOYOLALI

Podium ExRider 125 cc. Foto Unang

Enginesport.co – Java Grand Prix 2023 Boyolali round 1 di sirkuit permanen Gokart Boyolali berlangsung sukses, aman dan terkendali (17-18/6). Event bergengsi Java Grand Prix (JGP) bikinan Manahadap Management  akan berlangsung 3 putaran. Jawa Barat dan Jawa Timur kebagian jatah masing masing 1 kali. Tahun depan tayang di seluruh Jawa meliputi Jateng, DIY, DKI, Jabar dan Jatim. Kan namanya juga Java Grand Prix!.

Win, Pendoz, Kluron

Ada 22 kelas meliputi 4 kelas utama dan 18 supporting class membuat JGP di jejali 300 stater. Salah satu yang diminati mantan pembalap adalah Ex Rider. Nama nama beken Diaz Kumoro Jati, Hapsoro Rudito, Roni Pinguin, Bowo Pete, Devi Tembong, Agus Bledug, Ari Gareng, Bowo Pete dll ikut ambil bagian di JGP.

Tak ketinggalan M Effendi alias Pendoz andalan tim Sidoharjo Abadi Property Nembe Repot Cylur. Tim privateer milik Dicky Hestu ini mendapat suntikan sponsor baru dari Abadi Property Nembe Repot. Alhasil langsung semangat mentarget podium di dua kelas, bebek 2Tak 116 cc Ex Rider dan Bebek 2Tak 125 cc Ex Rider.

“Iya benar kami dapat sponsor baru, harapannya tim dan pembalap bisa semakin solid. Kadang kami gaspol di kelas lain kalau memungkinkan. Dengan adanya sponor baru semoga lebih kondusif dan bisa lebih profesional lagi,”kata Dicky Hestu owner tim Sidoharjo Abadi Property Nembe Repot Cylur.

Pendoz yang usianya sudah tidak muda lagi harus berjuang keras. Khususnya di kelas 116 cc, sempat oleng dan nabrak pembatas di R1. Lantas senggolan dengan Ari Gareng hingga terjatuh. Apesnya lagi besutannya bermasalah, Pendoz DNF di kelas bebek 2Tak 116 cc Ex Rider. Tapi doi mampu membalas di kelas bebek 2Tak 125 cc Ex Rider.

Pendoz

Lepas start langsung melejit di posisi 3. Maunya sih ngepush ngejar Hapsoro Rudito di urutan ke 2. Tapi jaraknya malah makin menjauh, akhirnya main aman saja. Itupun masih ketar ketir karena di belakangnya ada Devi Tembong yang mendekati. Beruntung hingga finish Pendoz tetap nangkring di posisi ke 3. Finish pertama Ronie Pinguin, kedua Hapsoro Rudito, ke empat Diaz Kumoro jati, ke lima Agus Bledug.

“Usia tidak bisa bohong mas, saya paling tua dan lawannya masih muda semua. Jatuh bangun tadi di kelas 116 cc, untung yang 125 cc bisa bertahan ke 3,” senyum M Effendi alias Pendoz. Mantab!. Unang

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*